Takalar,15menit.com – Bupati Takalar Ir. Mohammad Firdaus Daeng Manye menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Takalar dalam meningkatkan penghasilan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pemasaran berbasis digital. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kerja sama dengan AI Ready ASEAN dan AIM ASEAN dalam pelaksanaan pelatihan UMKM go digital di Kabupaten Takalar.
“Pemerintah Kabupaten Takalar berkomitmen meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan pelaku UMKM melalui digitalisasi. Untuk itu, kami bekerja sama dengan AI Ready ASEAN dan AIM ASEAN melakukan pelatihan secara berkeliling, mulai dari tingkat kelurahan, desa, hingga sekolah-sekolah,” ujar Daeng Manye, Kamis (22/01/2025).
Kegiatan pelatihan pemasaran go digital tersebut dilaksanakan di Kelurahan Pappa, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Pelatihan ini bertujuan membekali pelaku UMKM dengan keterampilan praktis memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) dalam memasarkan produk secara lebih luas dan efektif.
Direktur Eksekutif Kaizen Collaborative Impact, Ismita Saputri, selaku Local Implementing Partner ASEAN Foundation dan Google.org untuk Program AI for MSME in Advertisement (AIM ASEAN) di Indonesia, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk membantu UMKM meningkatkan daya saing melalui teknologi yang mudah diakses.
“Melalui program AIM ASEAN, pelaku UMKM didorong memanfaatkan kecerdasan buatan dalam strategi pemasaran digital. Teknologi ini memungkinkan UMKM membuat konten promosi yang lebih efektif, tepat sasaran, dan berbiaya rendah hanya melalui ponsel,” jelas Ismita Saputri.
Apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut juga disampaikan Lurah Pappa, Firmansyah Habsi. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas terselenggaranya pelatihan yang dinilai sangat membantu pelaku UMKM di wilayahnya.
“Kami dari Pemerintah Kelurahan Pappa, mewakili para pelaku UMKM, mengucapkan terima kasih atas terlaksananya kegiatan pelatihan UMKM ini. Pelatihan go digital sangat membantu karena mudah diakses, cepat, dan memiliki jangkauan pemasaran yang luas hanya melalui smartphone,” ujar Firmansyah Habsi.
Program ini sejalan dengan visi pembangunan daerah ‘Takalar Cepat’, yang menitikberatkan pada percepatan pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan melalui pemanfaatan teknologi digital.
Pemerintah Kabupaten Takalar berharap, melalui kolaborasi lintas sektor ini, pelaku UMKM di Takalar semakin mandiri, inovatif, serta mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
(Isk)
















