banner 728x250

Lokus ke-24, Dukcapil Takalar Konsisten Jalankan Misi Pelayanan Publik DM–HHY

banner 120x600
banner 468x60

Dukcapil Takalar Jemput Bola Layani Disabilitas dan Lansia: Komitmen Bupati DM–HHY Wujudkan Digitalisasi Pelayanan Publik

 

TAKALAR, 15Menit.com – 8 Oktober 2025 Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Takalar terus memperluas jangkauan pelayanan administrasi kependudukan melalui program pelayanan keliling. Kali ini, tim Dukcapil mengunjungi Desa Towata, Kecamatan Polongbangkeng Utara, untuk memberikan pelayanan perekaman KTP elektronik dan dokumen kependudukan lainnya kepada masyarakat, termasuk warga lanjut usia dan penyandang disabilitas.

Warga Towata mendapat Pelayanan Dukcapil
Warga Towata mendapat Pelayanan Dukcapil

Program pelayanan keliling ini merupakan bagian dari 60 lokus yang telah dijadwalkan sejak Bupati Takalar, H.Mohammad Firdaus Daeng Manye, bersama Wakil Bupati H. Hengky Yasin (DM–HHY), menyerahkan mobil pelayanan keliling Dukcapil sebagai salah satu capaian dalam 100 hari kerja pemerintahan baru mereka. Hingga saat ini, Desa Towata menjadi lokus ke-24 sejak program tersebut resmi berjalan pada 24 Agustus 2025.

Kepala Dinas Dukcapil Takalar menjelaskan, pelayanan di Desa Towata tidak hanya dilakukan di kantor desa, tetapi juga dengan menyasar langsung rumah warga penyandang disabilitas. Salah satu warga yang mendapat pelayanan istimewa ini adalah Sattuma (65 tahun), seorang lansia penyandang disabilitas yang selama ini belum pernah melakukan perekaman KTP-el.

“Ibu Sattuma ini termasuk warga miskin ekstrem dengan kondisi rumah berlantai tanah dan berdinding seng bekas. Beliau belum pernah memiliki KTP-el sehingga datanya tidak aktif di sistem nasional dan tidak bisa menerima bantuan sosial maupun layanan BPJS,” ungkap salah satu aparat desa Towata yang mendampingi tim Dukcapil.

Melalui layanan jemput bola ini, Dukcapil Takalar merekam data biometrik Sattuma langsung di rumahnya, sebagai langkah konkret untuk memastikan tidak ada lagi warga yang tertinggal dari pelayanan dasar pemerintah. Dengan perekaman ini, Sattuma akan segera memiliki Kartu Keluarga (KK) dan KTP-el yang menjadi syarat utama untuk mengakses berbagai program bantuan sosial seperti bantuan lansia, bantuan disabilitas, serta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) PBI.

Program ini sejalan dengan misi prioritas Bupati dan Wakil Bupati Takalar, yaitu memperkuat digitalisasi pelayanan publik agar lebih cepat, inklusif, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga di wilayah pelosok dan kelompok rentan.

“Transformasi digital bukan hanya soal kemudahan teknologi, tapi juga tentang keadilan akses. Kami ingin memastikan bahwa setiap warga, termasuk penyandang disabilitas dan masyarakat miskin ekstrem, mendapat hak pelayanan kependudukan tanpa harus datang ke kantor,” ujar Bupati Takalar dalam beberapa kesempatan.

Dengan adanya layanan keliling berbasis digitalisasi Dukcapil, Pemkab Takalar berharap seluruh warga dapat terdata secara valid dalam sistem nasional sehingga tidak ada lagi yang tercecer dari berbagai program perlindungan sosial dan pelayanan dasar pemerintah.

Langkah kecil ini menjadi bukti nyata bahwa komitmen DM–HHY untuk membangun pelayanan publik berbasis digitalisasi bukan hanya wacana, tetapi benar-benar menyentuh masyarakat hingga ke lapisan terbawah.

(*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *