banner 728x250

Pembagian MBG Mengguncang Media Sosial, Publik Soroti Transparansi dan Kualitas

banner 120x600
banner 468x60

TAKALAR,15MENIT.COM – Pembagian program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada siswa/siswi di sejumlah sekolah selama bulan Ramadan mengguncang media sosial. Program yang seharusnya menjadi bentuk perhatian terhadap pemenuhan gizi peserta didik justru menuai sorotan dari orang tua dan masyarakat.

Sejumlah orang tua penerima manfaat memposting isi paket MBG ke media sosial, termasuk Facebook dan grup WhatsApp. Dalam unggahan tersebut terlihat paket yang dibagikan berisi satu buah pisang, satu butir telur, satu bungkus kecil kacang, serta roti kemasan biasa.

Unggahan tersebut kemudian memicu beragam tanggapan dari warganet. Banyak yang mempertanyakan kelayakan isi paket, terutama jika dikaitkan dengan tujuan program sebagai pemenuhan gizi siswa. Selain itu, publik juga mulai menyoroti transparansi anggaran yang digunakan dalam program tersebut.

Salah satu orang tua siswa mempertanyakan besaran anggaran per paket dan mekanisme pengadaannya. Ia menilai, jika program tersebut menggunakan dana negara atau anggaran publik, maka sudah sepatutnya rincian biaya dibuka secara transparan.

“Kalau memang anggarannya sesuai dan tidak ada masalah, sebaiknya dijelaskan ke publik agar tidak menimbulkan kecurigaan,” ujarnya.

Sorotan publik tidak hanya menyangkut kualitas dan jumlah isi paket, tetapi juga kesesuaian antara anggaran dan realisasi di lapangan. Masyarakat berharap pihak terkait dapat memberikan klarifikasi resmi agar polemik di media sosial tidak berkembang menjadi asumsi liar.

Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci dalam setiap pelaksanaan program publik, terlebih yang menyasar siswa di lingkungan sekolah kususnya di Kabupaten Takalar.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak penyelenggara terkait rincian anggaran dan standar isi paket MBG yang dibagikan selama Ramadan.

Publik kini menanti klarifikasi terbuka guna memastikan program berjalan sesuai tujuan serta tidak terjadi penyimpangan dalam pelaksanaannya.

(Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *