banner 728x250

Bukti Kerja Nyata Daeng Manye, Takalar Pertama di Sulsel Bentuk 99 Agen Perisai BPJS Ketenagakerjaan

banner 120x600
banner 468x60

15menit.com, Makassar – Pemerintah kabupaten Takalar dibawak kepeminpinan Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye dan H.Hengky yasin kembali membuktikan kinerjanya dalam memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat. Kabupaten Takalar menjadi daerah pertama di Sulawesi Selatan yang membentuk 99 Agen Perisai BPJS Ketenagakerjaan yang tersebar hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

Langkah strategis ini bertujuan untuk memperluas akses masyarakat, khususnya pekerja sektor informal, terhadap program jaminan sosial ketenagakerjaan.

banner 325x300

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Makassar, I Nyoman Hary Sujana, mengapresiasi inisiatif Pemerintah Kabupaten Takalar yang dinilai progresif dan visioner.

“Takalar menjadi satu-satunya daerah di Sulawesi Selatan yang membentuk Agen Perisai dengan jumlah dan cakupan seperti ini. Ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menghadirkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat,” ujar Nyoman saat Pelatihan Agen Perisai Desa dan Kelurahan di Hotel Mercure Makassar, Sabtu (25/1/2026).

Ia menjelaskan, Agen Perisai berperan sebagai perpanjangan tangan BPJS Ketenagakerjaan di lapangan, mulai dari memberikan edukasi, melakukan pendaftaran peserta, hingga mendampingi masyarakat agar memperoleh manfaat program secara optimal.

Pembentukan 99 Agen Perisai ini sejalan dengan program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Takalar periode 2025–2030, yang menempatkan penguatan perlindungan sosial sebagai bagian penting dari strategi pembangunan daerah.

Bupati Takalar Daeng Manye mengatakan, kerja sama antara Pemkab Takalar dan BPJS Ketenagakerjaan berawal dari pertemuan awal dengan Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Makassar pada Januari 2025, yang langsung ditindaklanjuti dengan langkah nyata.

“Kami hanya bertemu sekali di awal Januari 2025, dan langsung bekerja bersama. Kami memiliki visi dan misi yang sama, yakni memastikan masyarakat Takalar mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan secara menyeluruh,” kata Daeng Manye.

Menurutnya, keberadaan Agen Perisai yang tersebar hingga desa dan kelurahan akan memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan BPJS Ketenagakerjaan tanpa harus bergantung sepenuhnya pada kantor cabang.

“Dengan agen yang ada di desa dan kelurahan, masyarakat lebih dekat dengan layanan, lebih cepat mendapatkan informasi, dan lebih mudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.

Daeng Manye juga menegaskan bahwa program BPJS Ketenagakerjaan memiliki manfaat jangka panjang, tidak hanya bagi pekerja, tetapi juga bagi keluarga mereka.

“Jika terjadi risiko sosial, keluarga peserta, termasuk anak-anaknya, tetap mendapatkan perlindungan, bahkan dukungan pendidikan hingga perguruan tinggi sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Selain memperluas perlindungan sosial, pembentukan Agen Perisai ini juga diharapkan mampu membuka peluang kerja baru melalui skema insentif bagi para agen, sekaligus berkontribusi dalam mencegah munculnya kemiskinan baru akibat risiko sosial dan ekonomi.

(Isk)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *