banner 728x250

Puskesmas Buludoang Luruskan Informasi: Pasien Telah Mendapat Penanganan Cepat dan Sesuai Prosedur

banner 120x600
banner 468x60

JENEPONTO,15Menit.com – Puskesmas Buludoang meluruskan informasi yang beredar di beberapa media online terkait pelayanan terhadap seorang pasien pada Kamis, 13 November 2025.

Kepala Puskesmas Buludoang, Irfan, SKM., M.Kes, keawak Media ini, perluhnya meluruskan informasi tersebut dan menegaskan bahwa sejak pasien tiba, seluruh tenaga medis telah memberikan penanganan cepat dan sesuai standar operasional (SOP).

banner 325x300

Irfan menjelaskan bahwa pasien diterima dan langsung diperiksa oleh dokter jaga serta perawat yang bertugas. Dokter melakukan pemeriksaan fisik lengkap, menanyakan keluhan, dan segera memberikan instruksi tindakan medis kepada perawat.

 

Kronologi Penanganan Pasien di Puskesmas Buludoang

Berdasarkan catatan resmi tindakan medis, berikut rangkaian penanganan sejak pasien masuk:

13.40 WITA – Dokter dan perawat melakukan pemasangan infus.

13.40 WITA – Perawat memasang oksigen 7 liter/menit untuk menjaga saturasi pasien.

13.44 WITA – Perawat melakukan SISRUTE ke RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle dan RS Maryam.

13.45 WITA – Dilakukan pemberian obat melalui cairan infus sesuai instruksi dokter.

13.54 WITA – Tenaga medis melakukan follow-up rujukan kembali ke RS Maryam.

14.03 WITA – IGD RS Maryam menyampaikan bahwa kondisi IGD sementara penuh, dan meminta follow-up satu jam berikutnya.

14.04 WITA – Perawat melakukan SISRUTE tambahan ke RS Lanto Dg Pasewang, namun diinformasikan bahwa IGD juga sedang penuh.

14.33 WITA – Follow-up kembali dilakukan ke RS Padjonga, namun belum ada respons.

14.47 WITA – Follow-up dilakukan kembali ke RS Maryam.

15.41 WITA – RS Maryam kembali memberi informasi bahwa IGD masih penuh, dan meminta untuk follow-up lagi satu jam kemudian.

16.00 WITA – Perawat kembali melakukan pemeriksaan tanda vital:

Tekanan darah: 100/80 mmHg

Nadi: 94x/menit

Pernapasan: 22x/menit

Suhu: 36°C

SpO₂: 95% dengan oksigen 7 liter/menit

Irfan menegaskan bahwa seluruh prosedur dilakukan tanpa penundaan. Tenaga medis terus memantau kondisi pasien sambil menunggu ketersediaan ruang di rumah sakit rujukan.

“Sejak pasien masuk, dokter dan perawat langsung memberikan pelayanan. Semua tindakan sudah kami lakukan sesuai standar, termasuk pemasangan infus, oksigen, pemberian obat, serta upaya rujukan berulang kali ke tiga rumah sakit. Tidak ada penelantaran pasien,” tegas Irfan, Senin (17/11/25).

Ia menambahkan bahwa lambatnya proses rujukan bukan disebabkan oleh pihak Puskesmas, melainkan karena ketersediaan IGD di rumah sakit rujukan yang saat itu penuh.

Selain itu, Irfan juga menanggapi pemberitaan sejumlah media online yang dinilai tidak akurat.

“Berita yang berkembang belakangan ini di beberapa media online adalah tidak benar dan sedikit tendensius, karena tidak melakukan konfirmasi langsung ke pihak Puskesmas terkait validitas data dan informasi yang disampaikan tersebut,” ujarnya.

Puskesmas Buludoang  siap menberikan klarifikasi. agar dapat meluruskan informasi yang beredar dan memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat mengenai proses pelayanan dan rujukan yang telah dilakukan sesuai SOP.

(*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *