banner 728x250

Hanya Dua Legislator Hadir, Musrenbang Kecamatan Polsel Tuai Kekecewaan Warga

banner 120x600
banner 468x60

Hanya 2 dari 8 Anggota DPRD Dapil 2 Hadir di Musrenbang Polsel, Warga: Jangan Datang Saat Butuh Suara Saja

Takalar,15menit.com – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Polongbangkeng Selatan (Polsel), Kabupaten Takalar, yang digelar di Aula Kantor Kelurahan Bulukunyi, Jumat (13/2/2026), diwarnai kekecewaan masyarakat. Minimnya kehadiran anggota DPRD Kabupaten Takalar dari Daerah Pemilihan (Dapil) 2 menjadi sorotan tajam warga.

Dari delapan anggota DPRD Takalar Dapil 2 yang meliputi Kecamatan Polsel, Mangarabombang (Marbo), dan Laikang, hanya dua legislator yang tampak hadir dalam forum strategis tersebut. Keduanya adalah Mansyur Salam Dg Nakku dari Fraksi Golkar dan Syamsuddin Dg Serang dari Fraksi PDI Perjuangan.

Absennya enam wakil rakyat lainnya memicu kekecewaan masyarakat yang menilai Musrenbang sebagai ruang penting untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhan pembangunan secara langsung kepada para pengambil kebijakan.

Salah seorang warga Polsel, Daeng Ronrong, secara terbuka menyampaikan kritiknya.

“Kami sangat kecewa. Saat para anggota dewan membutuhkan suara masyarakat, mereka datang siang malam. Namun ketika masyarakat membutuhkan mereka untuk menyampaikan dan mengawal aspirasi, justru tidak kelihatan batang hidungnya,” ujarnya.

Ia menegaskan, Musrenbang kecamatan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan tahapan krusial dalam penyusunan rencana pembangunan daerah. Karena itu, kehadiran anggota DPRD sebagai representasi rakyat dinilai sangat penting untuk memastikan usulan masyarakat benar-benar diperjuangkan di tingkat kabupaten.

“Waktunya hanya beberapa jam, tapi sayangnya tidak dimanfaatkan. Saya berharap masyarakat Polsel, khususnya di Dapil 2, ke depan lebih jeli memilih calon anggota DPRD yang benar-benar peduli dan memperhatikan kepentingan rakyat,” tambahnya.

Diketahui, delapan anggota DPRD Kabupaten Takalar Dapil 2 yang terpilih pada Pemilu 2024 yakni Mansyur Salam SE, MM (Fraksi Golkar), Syamsuddin S.Sos (Fraksi PDIP), Habibi Abdullah (Fraksi PKB), H. Indar Jaya (Fraksi Gerindra), Ahmad Sabang (Fraksi Nasdem), Hj Idawati Sarro (Fraksi PPP), Ahmad Sahid Dg Nyengka (Fraksi Gelora), dan Ibrahim Bakri (Fraksi PKS).

Musrenbang kecamatan sendiri merupakan bagian penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah yang melibatkan pemerintah, DPRD, dan masyarakat. Forum ini menjadi wadah sinkronisasi usulan prioritas pembangunan sebelum dibahas lebih lanjut pada tingkat kabupaten.

Masyarakat berharap ke depan para wakil rakyat dapat lebih aktif hadir dan terlibat dalam setiap tahapan perencanaan, sehingga aspirasi yang disampaikan tidak sekadar menjadi catatan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam program pembangunan nyata.

Lp:Difkah

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *