Takalar,15menit.com – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada hari pertama Ramadan di SMP Negeri 2 Takalar menuai sorotan.
Sejumlah wali murid mempertanyakan kualitas serta transparansi pelaksanaan program tersebut setelah isi paket yang diterima siswa beredar di media sosial.
Sorotan mencuat setelah salah satu orang tua siswa mengunggah foto paket MBG di Facebook.
Dalam unggahan tersebut, paket yang diterima siswa disebut hanya berisi satu buah jeruk, satu buah Salat, satu bungkus kacang polong, serta satu bungkus kue.
Orang tua tersebut mempertanyakan kelayakan isi paket jika dikaitkan dengan tujuan program sebagai pemenuhan gizi siswa, terlebih di bulan Ramadan. Ia juga mempertanyakan siapa pihak pelaksana MBG di sekolah tersebut.
“Kalau dilihat dari isinya, nilainya paling sekitar Rp5 ribu, itupun rasanya tidak cukup,” ujarnya.
Unggahan itu pun memicu berbagai tanggapan dari warganet. Sebagian menilai program tersebut perlu dievaluasi, sementara lainnya meminta adanya keterbukaan informasi terkait besaran anggaran per siswa serta mekanisme pengadaan paket.
Masyarakat berharap pihak pelaksana dapat memberikan klarifikasi resmi agar tidak menimbulkan spekulasi berkepanjangan.
Transparansi dinilai penting, terutama jika program tersebut menggunakan anggaran publik.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak SPPG MBG yang dimaksud belum berhasil dikonfirmasi untuk memberikan keterangan resmi.
(Red)
















